Tag Archives: motivasi

sebuah perjalanan..ya..sebuah perjalanan

.:。✿*゚゚・✿.。.:*.:。✿*゚゚・✿.。.:*.:。✿*゚゚・✿.。.:*.:。✿*゚゚・✿.。.:*.:。✿*゚゚・✿.:**.:。✿*
kau akan terus berjalan sama sepertiku sesekali lurus

sesekali melingkung

sesekali mendongak

sesekali menunduk

tapi tetap harus berjalan

berjalan hingga akhirnya kita tahu jalan pulang

jangan lupa bahwasanya kita masih di bumi

dan rumah kita ada di ruang lain

ada di dimensi lain

Baca lebih lanjut

Iklan

RAncangan oh rancangan……

saat menuliskan ini saya sedang rehat sejenak, ya hanya sejenak saja. Rehat dari menggerakkan tikus laptop dari garis – garis dan tangki – tangki di Visio. sembari mengotak – atik beberapa gambar baru hasil searching di mister google, gambar hammer Mill. 4 TGA orang  disebelah kanan yang tebalnya lumayan buat mukul orang jahat., plus diktat tebal laennya yang sejenak terlihat seperti perpustakaan, belum lagi buku – buku diluar bidang yang masih setengah – setengah dibaca bulan ini. (kebanyaan beli, jadinya bingung melahap yang mana duluan)—–> seseorang perlu membaca minimal dua buku di luar bidangnya dalam sebulan ( lupa siapa cetusin)

mengingat si hammer mill ini, mengingatkan lagi rentang jam yang terangkum dalam kata ‘tahun’. tepat setahun lalu judul rancangan pabrik tertawarkan kehadapan petinggi kampus. tanpa menunggu hari berikat har, bahkan hanya hitungan menit saja, judul besar tersebut mendapat anggukan para petinggi dengan argumen kuat yang hadir beserta deretan jurnal yang tertebar diatas meja redaksi.

setahun ,,,Ya setahun tanpa agenda yang jelas, akibat tiga proyek besar menghantui. masa – masa Kp yang bermula seminggu setelah umur judul dilahirkan dan disambut baik kurung beberapa ide yang harus dituntaskan. mengingat tahap demi tahap berat harus diambil dalam mengarungi layar disebuah pabrik LNG di Nanggroe Aceh Darussalam. dua bulan dalam agenda, sembari menyicil beberapa tambahan referensi untuk sebuah desain pabrik berbahan baku metil ester yang sudah ditabung judulnya dari hari kehari.

Banda Aceh ternyata masih menagih satu proyek besar berwujud riset yang kala itu belum muncul ujungnya. ya, masih berupa riset awal alias uji coba saja. lalu kepulangan dari lhokseumawe- setelah liburan dua minggu, mencuri jeda dilangsa- menggegerkan lagi kepala yang sudah senewen dengan data – data pabrik LNG hasil kerja praktek. kejar mengejar jadwal tak elak lagi. satu bulan konsultasi lalu seminarpun digelar. Perbaikan, dan segala macam urusan pemesanan bahan kimia di Medan melahirkan jeda beberapa bulan lagi, oh tida kurang lebih dua bulan sebelum riset kembali di gelar.  lepas riset, hanya pertanggungjawaban dalam rupa seminar biasa saja yang boleh di gelar bukan  SIDANG PENENTU KELULUSAN. yah, inilah yang menjadikan aneuk teknik lamaaaa tamaaatnya. Sidang penentu akan digelar setelah rancangan pabrik yang tebalnya minimal dua rem, trus dicetak tujuh , plus gambar flowsheet panjang…….

lalu rancangan pabrikpun dimulai lagi , saat itu umurnya pasca pengajuan kelahiran judul berkisar 10 bulan, dengan partner yang akhirnya muncul juga setelah menglistkan orang – orang yang bisa direkrut dalam proyek besar penentu kelulusan.

akhirnya genap setahun simetil ester yang diolah jadi surfaktan  n then menjadi deterjen cair, setelah rancangan gambar alat – alat komplit tersketsa dan sudah mendapat ragam masukan dari pembimbing harus mengalami perombakan TOTAL..TOTAL sodara – sodara…(syukur juga sih belum selesai hitungan neraca massa, energi ataupun neraca ekonominya, bisa error kelas hiu kepala saya,,,..)

seminggu yang lalu jurnal baru itu sudah tersave rapi disalah satu folder rancangan, namun urung , urung, dan selalu urung dibuka. Alasannya : judul file ga nyambung sangat dengan apa yang sedang saya rancang. n saat  file tersebut tak sengaja terklik oleh tikus laptop, ternyataaaa…..proses dan bahan baku untuk surfaktan yang saya butuhkan tertawar begitu murah dan proses yang sangat – sangat sederhana..AllahuAkbar…… rezeki ..rezeki..Alhamdulillah, kepusingan  yang terlalu lama mendera akhirnya bisa diusaikan. flowsheet sebelumnya yang ukurannya sepanjang rel kereta api plus bahan kimia yang harus mengalami treatmen awal dan segala kerumitannya yang menjadikan kepala nyaris diantuk – antuk kedinding, bisa diringkas sekitar 60 %. Alhamdulillah…sungguh sesudah kesulitan ada kemudahan…..

bahan baku yang murahpun muncul, bandingkan saja harga metil ester yang merupakan bahan biodiesel, dimana untuk mendirikan pabrik deterjen saya ini berarti harus bersaing dengan pasokan bahan bakar nabati yangs edang gencar – gencarnya dikampanyekan oleh kalangan industri dan energi, bisa digantikan hanya dengan menggunakan bahan yang sangat alami, dan mudah didapatkan diAceh. jadi ga perlu repot – repot nyari lokasi pendirian pabrik diluar aceh….TEMPURUNG KELAPA , mohon kerjasamanya ( halah, aneh !!!!!)

oklah…. yang penting usaha alias ikhtiar harus selalu diiringkan hadirnya dengan karib setia ;Do’a….
coz Allah always with us.. hanya Dia yang tau apa yang terbaik dan kapan saatnya….

*ternyata firasat itu benar adanya
beberapa kali bisikan mengganti judul hadir, tapi aneh, bagaimana mungkin setahun ditabung lalu harus rela dilepas….n now , saya mengerti.sungguh paham,,,, satu ton kerumitan dijudul lama itulah yang mengakibatkan bisikan dan mimpi – mimpi tersebut dihadirkan-Nya…

Alhamdulillah, drop yang dulu sempat menghajar habis alur hidup, kini lenyap terkubur..semoga tidak bangkit lagi dari alam kuburnya..

*let’s nyambung gambar,,,,,,,,,,,, ….manfaatkan waktu sebaik mungkin
*ingat pulang, ingat ur mom, 3 sister cerewet yang selalu menikamkan rindu, meski umur kita jaoh2, juga dua ponaan yang sampai sekarang lupa dikirimkan kado ultah, berhubung belum sempat keloket…, kalo keloket bakalan ingat pulaaang….

dan si maher zain,zain bikha n ahmad bukhatirpun setia menjerit – jerit, semarakkan malam kesekian mengejar rancangan..(hampir lupa pR tulisan..). semoga malam ini beberapa agenda rancangan ini kelar…….
ingat ingat SIDANG = PULANG

Banda Aceh, 24  maret 2010
saat FB berhasil dideletkan dari agenda  *merasa bebas dari gangguan*

HARGAI APA YANG KITA MILIKI


sekedar berbagi apa yang saya temukan pagi ini di inbox salah satu email saya

HARGAI APA YANG KITA MILIKI
Ditulis oleh: Anne Ahira


Shafira,

Pernahkah Shafira mendengar kisah Helen Kehler? Dia adalah seorang perempuan yang dilahirkan dalam kondisi buta dan tuli.  Karena cacat yang dialaminya, dia tidak bisa membaca, melihat, dan mendengar.

Nah, dlm  kondisi seperti itulah Helen Kehler dilahirkan.Tidak ada seorangpun yang menginginkan lahir dalam kondisi seperti itu. Seandainya  Helen Kehler diberi pilihan, pasti dia akan memilih untuk lahir dalam keadaan normal.

Namun siapa sangka, dengan segala kekurangannya, dia memiliki semangat hidup yang luar biasa, dan tumbuh menjadi seorang legendaris. Dengan segala keterbatasannya, ia mampu memberikan motivasi dan semangat hidup kepada mereka yang memiliki keterbatasan pula, seperti cacat, buta dan tuli.

Ia mengharapkan, semua orang cacat seperti  dirinya mampu menjalani kehidupan seperti
manusia normal lainnya, meski itu teramat sulit dilakukan.

Ada sebuah kalimat fantastis yang pernah  diucapkan Helen Kehler:

“It would be a blessing if each person
could be blind and deaf for a few days
during his grown-up live. It would make
them see and appreciate their ability to
experience the joy of sound”.


Intinya, menurut dia merupakan sebuah anugrah  bila setiap org yang sudah menginjak dewasa  itu mengalami buta dan tuli beberapa hari saja. Dengan demikian, setiap orang akan lebih  menghargai hidupnya, paling tidak saat mendengar suara!

Sekarang, coba Shafira bayangkan sejenak….

……Shafira menjadi seorang yang buta dan tuli selama dua atau tiga hari saja!

Tutup mata dan telinga selama rentang waktu tersebut. Jangan biarkan diri Shafira melihat atau mendengar apapun. Selama beberapa hari itu Shafira tidak bisa melihat indahnya dunia, Shafira tidak bisa  melihat terangnya matahari, birunya langit, dan bahkan Shafira tidak bisa menikmati musik/radio dan acara tv kesayangan!

Bagaimana Shafira? Apakah beberapa hari cukup berat?  Bagaimana kalau dikurangi dua atau tiga jam saja?

Saya yakin hal ini akan mengingatkan siapa saja, bahwa betapa sering kita terlupa untuk bersyukur atas apa yang kita miliki. Kesempurnaan yang ada dalam diri kita!

Seringkali yang terjadi dalam hidup kita adalah  keluhan demi keluhan…. Hingga tidak pernah
menghargai apa yang sudah kita miliki. Padahal bisa jadi, apa yang kita miliki merupakan  kemewahan yang tidak pernah bisa dinikmati oleh orang lain.  Ya! Kemewahan utk orang lain!

Coba Shafira renungkan, bagaimana orang yang  tidak memiliki kaki? Maka berjalan adalah sebuah kemewahan yang luar biasa baginya.Helen Kehler pernah mengatakan, seandainya ia
diijinkan bisa melihat satu hari saja, maka ia yakin akan mampu melakukan banyak hal, termasuk  membuat sebuah tulisan yang menarik.

Dari sini kita bisa mengambil pelajaran, jika kita mampu menghargai apa yang kita miliki, hal-hal yang sudah ada dalam diri kita, tentunya kita akanbisa memandang hidup dengan lebih baik.

Kita akan jarang mengeluh dan jarang merasa susah!Malah sebaliknya, kita akan mampu berpikir positif dan menjadi seorang manusia yang lebih baik.

http://www.asianbrainnewsletter.com/

Banda Aceh, 19 maret 2010