Tag Archives: Flash Fiction

Kematian Dua Pembunuh (Flash Fiction)

menyapa saja…

hari ini hari pertama di bulan juli, hari pertama yang penuh dengan rangkaian keanehan yang saling sahut menyahut.

terutama keanehan yang mendera saat berada di eskalator. mendadak saya yang dulunya memang anti dengan ketinggian, merasakan phobia yang sama, sampai harus berpegangan erat pada sisi eskalator saat ia beranjak naik. benar – benar di luar kebiasaan, apa mungkin ya perasaan takut sudah terkubur lamaaaaaaa sangat bisa muncul lagi, ? padahal tak ada gejolak apapun, tapi tetap saja rasa takut itu muncul lagi. Tak hanya di situ saja, dulu saya juga merasa ngeri jika harus ditebengi motor oleh teman saya, tak peduli kencang atau tidak laju yang dihasilkan. Dan hari ini , di hari yang sama dengan kebangkitan ketakutan akan ketinggian, ketakutan serupa saat melintas di jalan raya juga muncul kembali, (entah siapa pun yang ngundang).

dan akhirnya agar tidak banyak berfikiran dan menganalisa terlalu jauh (Kasihan Tugas akhir saya ntar ga teringat – ingat) akhirnya saya ambil kesimpulan sederhana sendiri : harus lebih banyak mengingat -Nya. buat apa takut dan cemas (meski ini adalah lumrahnya manusia) jika ternyata saya masih memiliki Sang Penggenggam Cemas. 😀

OK..biar ga kosong….

postingan lama ini saya putar di sini..

semoga bermanfaat

———————————————————————

KEMATIAN DUA PEMBUNUH

“aku masih menyimpan erat mimpi itu “ kutarik nafas dalam, ” terantai dengan baik dalam setiap sel – sel yang ada di kepalaku, bahkan kuncinya sengaja kulempar ke laut agar tak seorangpun menghalau rencana kita” Baca lebih lanjut