Tag Archives: catatan aneh

Repost : kursus Para Koruptor

kursus koruptor ; silakan mendaftar, free….

Debu  debu masih setia menemani perjalananku hari ini. Terik tak luput mengekor setia. Belum lagi lalu lintas padat, tak hanya polusi udara dari knalpot – knalpot yang belum teruji emisinya, tapi juga polusi suara yang takkan kurang menggedor – gedor gendang telingaku.

Ah, kalau bukan karena tugas dari big bos, mana mungkin aku berpeluh – peluh seperti ini. Tugas istimewaku hari ini adalah mewawancarai salah satu tempat kursus terpopuler di kota ini, yang namanya saja tak hanya menggema di seluruh Indonesia bahkan di seluruh dunia. Lulusan di kursus ini mayoritas menjadi konglomerat. gila pikirku. Tempat yang keren pastinya.

Dua jam perjalanan dengan motor kesayanganku, tak sulit menemukan tempat kursus ini, tak ada yang tidak tau lokasinya. Di pinggir jalan, dengan warna cat yang sangat mencolok, gedung 4 lantai dan satu – satunya gedung terbesar di deretan komplek kursus ini, – masyarakat menyebutnya begitu karena kursus – kursus lainnya juga berdiri di kiri kanan jalan kolap ini

Dari luar pagar aku sempatkan memotret tulisan besar di dinding pagar , tepat di sebelah kiri gerbang masuk, kulanjutkan dengan area parkir yang penuh dengan mobil – mobil tentor , sebelum benar – benar menerobos ke dalam menemui direktur utama tempat kursus yang paling bergengsi ini.

“Selamat siang pak”, urung ku ucapkan salam yang lazim dalam keseharianku, karena aku sedikit ragu apakah orang  orang di sini adalah muslim. Tak ada atribut muslim yang kulihat pun atribut agama lain. Ah peduli amat, kata orang – orang mereka muslim tapi kebanyakan hanya cetakan ktp. Entahlah, daripada ragu – ragu aku memilih salam umum saja. Baca lebih lanjut

Buku, rak dan Ayah

malam ini, rindu lama itu lindap lagi.

beberapa menit lalu saya mencoba mengganti layout sebuah account, dan tiba – tiba plilihan jatuh pada gambar perpustakaan, lebih tepatnya rak buku yang muatannya penuh. gambar itu lebih tepatnya disebut lukisan, warnanya coklat, buku – bukunya juga demikian.
————————–

———————————————————————————–

haru itu muncul lagi, kenangan lama. beberapa buku diatas meja, dengan kaca mata minusnya, selonjoran ia menikmati siang yang bagi sebagian kalangan seumur beliau kebanyakan di isi dengan tidur siang.

si kecil yang selalu iseng menghampiri beliau, menggeliat manja, mengintip bacaan beliau juga menyerakkan buku – buku di atas meja. sesekali melirik kerak buku yang penuh dengan buku – buku yang terasa asing dan sepertinya kurang menarik kala itu. maklum, si kecil yang masih balita ini lebih tertarik dengan buku – buku bergambar menarik dan berwarna – warni.

hingga akhirnya, beberapa tahun kemudian, saat si kecil tak lagi kecil, tapi tetap menjadi si kecil kesayangan sang ayah, saat usianya beranjak remaja, sosok yang mengenalkan bagaimana nikmatnya membaca, sosok yang menyediakan rak buku kaca di ruang bacanya yang sekarang disulap menjadi ruang tamu kedua-mengingat lebih efektifnya ruang baca merangkap ruang keluarga- akhirnya pulang kembali ke muasal.

tak harta melimpah ditinggalkan untuk si kecil ataupun kakak – kakaknya, tapi rak buku itu menjadi kenangan yang tak terlupakan. “ada beberapa buku bagus yang raib, entah siapa peminjamnya, ibu lupa” ucap sang ibu sambil menerobos kaca penutup Rak buku. Baca lebih lanjut

kematian, cemburu, dan juga bahagia

Membagi dua rasa yang menaungi  tampungan hati di hari ini dan kemarin…berhubung beberapa hari off ngeblog, (ga da ide)… 😀

DUKA

Saya tidak mengenal siapa beliau, tidak pernah bertemu langsung, tidak pernah berdiskusi, tidak pernah menolong ataupun ditolong oleh beliau setahu saya beliau adalah orang baik, itu saja. Namanya seringkali disebut oleh aktivis kampus, terlalu sering bahkan. Meskipun sering mendengar, namun tetap saja saya tidak pernah mengenal beliau secara langsung.

Hari kamis, 8 april,menjadi hari pertama dan terakhir saya mengenal beliau, mengenal dalam artian mengetahui siapa beliau sebenarnya. Walaupun tetap tidak bertemu langsung, berdiskusi ataupun sekedar menyapa saudara seiman ini. Saya mengenal beliau dari orang – orang yang tidak pernah saya kenal, mereka adalah sahabt – sahabat terbaik, yang memiliki sahabat spektakuler seperti beliau. Sosok yang sangat baik, suka menolong dan juga motivator bagi orang – orang yang mengenalnya. Saya baru tahu kalau beliau ternyata penulis buku terbitan PRO- U media, 2008 nyala satu tumbuh seribu, Penulis muda yang berbakat MARTONIS TONY ,..  Orang yang hebatlah pokoknya…dan semua ini saya ketahui melalui abjad – abjad yang hadir di wall fb beliau, kata – kata manis dari sahabat – sahabat beliau, yang  semuanya merangkum kebaikan beliau selama hidup didunia. Baca lebih lanjut

sebuah perjalanan..ya..sebuah perjalanan

.:。✿*゚゚・✿.。.:*.:。✿*゚゚・✿.。.:*.:。✿*゚゚・✿.。.:*.:。✿*゚゚・✿.。.:*.:。✿*゚゚・✿.:**.:。✿*
kau akan terus berjalan sama sepertiku sesekali lurus

sesekali melingkung

sesekali mendongak

sesekali menunduk

tapi tetap harus berjalan

berjalan hingga akhirnya kita tahu jalan pulang

jangan lupa bahwasanya kita masih di bumi

dan rumah kita ada di ruang lain

ada di dimensi lain

Baca lebih lanjut

alpakan saja semua lara

ya, ditikam lalu dibuang
sudahlah lupakan saja

beberapa lintas telah genap terbaca, masih lagu lama yang terdengar, akhirnya ear plug yang sedianya ada hanya untuk berjaga – jaga nyatanya harus dialih fungsikan menjadi senjata utama.

kita memang harus menipu telinga sendiri, pura – pura tuli lalu palingkan pandangan menatap padang dan taman hijau yang begitu menyejukkan. lagipula kita sama membaca gelagat yang tak seharusnya hadir dihamparan kerikil, kerikil nan cadas. Baca lebih lanjut

Dan keanehan lama lahir kembali

kucemas lagu lama itu berdendang, kututup rapat kedua telinga, lari menentang angin, membelah rimba yang kian tak terurus.

aku masih menjadi kerikil, tak cadas, tak lembut, tak pula rapuh, sebut saja tak jelas struktur penyusunnya

aku masih mampu menatap ilalang senja yang menari dibawah jingga, juga guguran bunga kuning yang meluncur dari batang – batang hijau dimula persimpangan jalan menuju ruang rehatku.

kuning jingga bertabur menutupi coklat tanah, mengikat erat debu – debu, hingga dengan lembutnya membaringkan debu – debu dibawah selimutnya, menabur indah warna kuning beraroma harum, menyelinap melalui indera, lalu menelisik memecah sel – sel saraf yang sudah kaku.

matahari masih sama lembutnya, sama kerasnya, sama ramahnya. sesekali tegas bertapa gugurkan bulir bening, selayaknya kuning pengikat coklat tanah. lalu hijau yang sama menyapa dari seberang jalan, seberang jalan yang sengaja tak ingin kutoleh.

satu persatu lembar lama muncul memecah fokus di trotoar yang juga tersapa kuning jingga, semerbakpun tak mampu layarkan beberapa perahu ingatan agar lari menjauh…menjauh..dan menjauh….

senja yang sama seperti dulu, saat perih ternyata masih ada. aku hanya ingin mereka bahagia, bukan menjadi benalu penyiksa.

lalu, kupalingkan wajah mencoba meredam segala rasa tertikam, mencoba mencari wajah – wajah lugu penyedia senyum tulus nan riang. kutemukan!!!!. lalu aku lari, lari meringis, membiarkan angin menyapu sisa kelopak, kutemukan pahit,,pahit..pahit….

senyum tulus mereka justru lemparkanku kedimensi yang kupura – purakan lupa, dimensi dimana ada beberapa poin penting yang kusengajakan kuabaikan, sengaja agar tak perlu lama kelopak mata berair.

lalu??

sudahlah, aku masih bisa berbincang dengan rumput kecil disepanjang trotoar tersisa, membagi rasa yang telah lama kucekal, membagi kenangan bersama mereka………..

aku rindu mereka…..

anginpun memainkan kertas – kertas kenangan, gambar kenangan,,,,,, berharap kafan tak harus terbeli dalam waktu dekat, aku ingin pulang bersama jasad dan ruh…….

itu saja..itu saja…..
melodi sendu masih meluncur disela – sela tarian rerumputan, mencacah perasaan…..bahkan jejak kisah…..

Banda Aceh, 25 maret 2010
suatu ketika diantara gugus rasa yang entah bagaimana dimaknai, cemas, harap, rindu mati, rindu pulang, merangkum po Baca lebih lanjut

RAncangan oh rancangan……

saat menuliskan ini saya sedang rehat sejenak, ya hanya sejenak saja. Rehat dari menggerakkan tikus laptop dari garis – garis dan tangki – tangki di Visio. sembari mengotak – atik beberapa gambar baru hasil searching di mister google, gambar hammer Mill. 4 TGA orang  disebelah kanan yang tebalnya lumayan buat mukul orang jahat., plus diktat tebal laennya yang sejenak terlihat seperti perpustakaan, belum lagi buku – buku diluar bidang yang masih setengah – setengah dibaca bulan ini. (kebanyaan beli, jadinya bingung melahap yang mana duluan)—–> seseorang perlu membaca minimal dua buku di luar bidangnya dalam sebulan ( lupa siapa cetusin)

mengingat si hammer mill ini, mengingatkan lagi rentang jam yang terangkum dalam kata ‘tahun’. tepat setahun lalu judul rancangan pabrik tertawarkan kehadapan petinggi kampus. tanpa menunggu hari berikat har, bahkan hanya hitungan menit saja, judul besar tersebut mendapat anggukan para petinggi dengan argumen kuat yang hadir beserta deretan jurnal yang tertebar diatas meja redaksi.

setahun ,,,Ya setahun tanpa agenda yang jelas, akibat tiga proyek besar menghantui. masa – masa Kp yang bermula seminggu setelah umur judul dilahirkan dan disambut baik kurung beberapa ide yang harus dituntaskan. mengingat tahap demi tahap berat harus diambil dalam mengarungi layar disebuah pabrik LNG di Nanggroe Aceh Darussalam. dua bulan dalam agenda, sembari menyicil beberapa tambahan referensi untuk sebuah desain pabrik berbahan baku metil ester yang sudah ditabung judulnya dari hari kehari.

Banda Aceh ternyata masih menagih satu proyek besar berwujud riset yang kala itu belum muncul ujungnya. ya, masih berupa riset awal alias uji coba saja. lalu kepulangan dari lhokseumawe- setelah liburan dua minggu, mencuri jeda dilangsa- menggegerkan lagi kepala yang sudah senewen dengan data – data pabrik LNG hasil kerja praktek. kejar mengejar jadwal tak elak lagi. satu bulan konsultasi lalu seminarpun digelar. Perbaikan, dan segala macam urusan pemesanan bahan kimia di Medan melahirkan jeda beberapa bulan lagi, oh tida kurang lebih dua bulan sebelum riset kembali di gelar.  lepas riset, hanya pertanggungjawaban dalam rupa seminar biasa saja yang boleh di gelar bukan  SIDANG PENENTU KELULUSAN. yah, inilah yang menjadikan aneuk teknik lamaaaa tamaaatnya. Sidang penentu akan digelar setelah rancangan pabrik yang tebalnya minimal dua rem, trus dicetak tujuh , plus gambar flowsheet panjang…….

lalu rancangan pabrikpun dimulai lagi , saat itu umurnya pasca pengajuan kelahiran judul berkisar 10 bulan, dengan partner yang akhirnya muncul juga setelah menglistkan orang – orang yang bisa direkrut dalam proyek besar penentu kelulusan.

akhirnya genap setahun simetil ester yang diolah jadi surfaktan  n then menjadi deterjen cair, setelah rancangan gambar alat – alat komplit tersketsa dan sudah mendapat ragam masukan dari pembimbing harus mengalami perombakan TOTAL..TOTAL sodara – sodara…(syukur juga sih belum selesai hitungan neraca massa, energi ataupun neraca ekonominya, bisa error kelas hiu kepala saya,,,..)

seminggu yang lalu jurnal baru itu sudah tersave rapi disalah satu folder rancangan, namun urung , urung, dan selalu urung dibuka. Alasannya : judul file ga nyambung sangat dengan apa yang sedang saya rancang. n saat  file tersebut tak sengaja terklik oleh tikus laptop, ternyataaaa…..proses dan bahan baku untuk surfaktan yang saya butuhkan tertawar begitu murah dan proses yang sangat – sangat sederhana..AllahuAkbar…… rezeki ..rezeki..Alhamdulillah, kepusingan  yang terlalu lama mendera akhirnya bisa diusaikan. flowsheet sebelumnya yang ukurannya sepanjang rel kereta api plus bahan kimia yang harus mengalami treatmen awal dan segala kerumitannya yang menjadikan kepala nyaris diantuk – antuk kedinding, bisa diringkas sekitar 60 %. Alhamdulillah…sungguh sesudah kesulitan ada kemudahan…..

bahan baku yang murahpun muncul, bandingkan saja harga metil ester yang merupakan bahan biodiesel, dimana untuk mendirikan pabrik deterjen saya ini berarti harus bersaing dengan pasokan bahan bakar nabati yangs edang gencar – gencarnya dikampanyekan oleh kalangan industri dan energi, bisa digantikan hanya dengan menggunakan bahan yang sangat alami, dan mudah didapatkan diAceh. jadi ga perlu repot – repot nyari lokasi pendirian pabrik diluar aceh….TEMPURUNG KELAPA , mohon kerjasamanya ( halah, aneh !!!!!)

oklah…. yang penting usaha alias ikhtiar harus selalu diiringkan hadirnya dengan karib setia ;Do’a….
coz Allah always with us.. hanya Dia yang tau apa yang terbaik dan kapan saatnya….

*ternyata firasat itu benar adanya
beberapa kali bisikan mengganti judul hadir, tapi aneh, bagaimana mungkin setahun ditabung lalu harus rela dilepas….n now , saya mengerti.sungguh paham,,,, satu ton kerumitan dijudul lama itulah yang mengakibatkan bisikan dan mimpi – mimpi tersebut dihadirkan-Nya…

Alhamdulillah, drop yang dulu sempat menghajar habis alur hidup, kini lenyap terkubur..semoga tidak bangkit lagi dari alam kuburnya..

*let’s nyambung gambar,,,,,,,,,,,, ….manfaatkan waktu sebaik mungkin
*ingat pulang, ingat ur mom, 3 sister cerewet yang selalu menikamkan rindu, meski umur kita jaoh2, juga dua ponaan yang sampai sekarang lupa dikirimkan kado ultah, berhubung belum sempat keloket…, kalo keloket bakalan ingat pulaaang….

dan si maher zain,zain bikha n ahmad bukhatirpun setia menjerit – jerit, semarakkan malam kesekian mengejar rancangan..(hampir lupa pR tulisan..). semoga malam ini beberapa agenda rancangan ini kelar…….
ingat ingat SIDANG = PULANG

Banda Aceh, 24  maret 2010
saat FB berhasil dideletkan dari agenda  *merasa bebas dari gangguan*