Catatan liburan lebaran

Lebaran tahun ini benar-benar lebaran yang berbeda. Sungguh berbeda. Dan jika benar, ini adalah lebaran terakhirku, maka aku merasa makna fitri itu benar-benar menyebar, menyeluruh, meliputi seluruh sendi, dan aku benar-benar merasa berdetak. Benar-benar berdenyut. 

kisah ini dimulai dari lebaran pertama. ada yang berbeda dengan lebaran kali ini. kerut-kerut wajah nenek tak lagi ada. Ia sudah pulang ke Rahmatullah beberapa bulan yang lalu. Rumah nenek benar-benar sepi. Tak ada jamuan besar seperti biasanya. Paman dan mak cik yang rumahnya jauh pun tak kelihatan batang hidungnya. ada kehampaan di sana, apalagi saat aku melihat gelaran tikar yang sudah berbeda warnanya, juga kue-kue lebaran yang juga tak sama dengan saat keberadaan nenek masih di rumah tersebut. Penghuninya sekarang hanya mak cik yang paling muda, jadi paman dan mak cik lainnya tidak berkumpul di sini. Kami kehilangan markas besar.

Setelah bertamu ke beberapa rumah saudara, aku dan kakak terakhirku mulai menyusuri rumah-rumah tetangga, sambil mendengarkan pengalaman mereka selama aku berada di tanah rantau.Beberapa rumah di kawasan kp. meutia resmi kami sabotase, wawancara singkat dan diwawancara balik, serta lahirnya satu pertanyaan yang kian mengiris-ngiris : KAPAN TAMAT KULIAH, KOK LAMA KALI??. Satu-satunya senjata pamungkas yang bisa kugunakan adalah alasan : SAIA ANAK TEKNIK, LIMA TUJUH TAHUN TAMAT, BIASA_BIASA SAJA.  (yang penting ada alasan). sayangnya hari pertama ini aku tak sempat melihat beberapa wajah sepupu yang sudah dua tahun tak nampak. Setiap kali mereka ke rumah, aku sedang tak jelas alamat keberadaan, sedangkan saat aku bertandang ke rumah mereka, giliran mereka balas dendam, keberadaan wajah-wajah mereka raib!!!.

hari raya kedua, seperti biasa, bersama satu-satunya kakak yang masih single, kami menuju makam ayah. setengah jam di sana, kembali ke rumah dan aku pun mendekam , syukurlah tanpa dua ekor balita yang selalu menganiaya, mereka sudah diculik kembali oleh mak dan ayahnya. (baguuuuus,,,,,)

Hari raya ketiga dan seterusnya, kukira akan serupa alirannya seperti tahun-tahun yang sudah, tanpa keluar rumah alias nunggu tamu, teman-teman SMA yang tak jelas lagi rimbanya, hingga akhirnya hari terakhir di Langsa barulah tapak-tapakku ini menjejal ruko demi ruko, menyelesaikan adat  dan amanat anak-anak banda aceh yang selalu lapar dengan keripik langsa.
hingga akhirnya dua temanku semasa sma tiba-tiba tanpa angin tanpa banjir muncul di rumahku dan langsung menculikku keluar. Sandiwara penculikan pun berlangsung!!

Sudah lama aku tak melihat mereka secara langsung.berkumpul ramai, dan mendebatkan banyak hal. Mulai dari celoteh sederhana, masalah-masalah klasik dan genting hingga hal-hal yang tidak penting. Aku dan mereka biasanya hanya bisa berjumpa di dunia maya saja. Maklumlah, jarak rantau dengan mereka tak memungkinkan kami bertegur sapa secara langsung. Dan untuk hal sapa-sapaan, satu jejaring sosial bernama Facebook, kuakui cukup banyak membantu. koneksi dengan teman-teman lama yang sempat lenyap tak berjejak akhirnya terjalin lagi. Hingga akhirnya, aku si anak rumahan ini, yang bahkan tak hafal baik rute kota lahirnya, akhirnya berhasil diculik lalu dilarikan ke aceh tamiang menuju dua rumah karibku semasa SMA.

Entahlah, apa jadinya jika aku tak menemukan jejak mereka di dunia maya. Mungkin, aku tidak akan menggubris ajakan teman-temanku menyusuri alamat tamiang. Menelusuri kawasan-kawasan asri yang ruah dengan hijau sawit dan aroma segar , menikmati hijaunya sawah sambil memegang erat bagian belakang sepeda motor, mengingat kondisi jalan yang rawan “jatuh” alias ga rata, juga melewati jemabatan kayu yang hampir roboh beserta aliran sungai yang hanya beberapa jengkal di bawahnya. Aliran tenang yang volumenya seakan -akan hendak menelan kami, hingga akhirnya penumpang dibelakang alias tukang nebeng terpaksa mengambil inisiatif turun dan berjalan melewati jembatan yang banyak rongganya. Jantung pun berpacu cepat, cemas-cemas was-was, takut jembatan roboh tiba-tiba dan parahnya berenang pun tak mahir. Kemacetan sesaat muncul di atas jembatan sepanjang tujuh meter (kurang lebih), gara-gara ban yang tersangkut di rongga-rongga jembatan, ditambah lagi batrei kendaraan yang tiba-tiba padam.

Jadwal menunggu jemputan hingga satu jam mengakibatkan kami harus sejenak mengintimidasi pemilik warung kopi (tanpa wifi) dengan pesanan teh dingin. sebelumnya, setengah jam kami hanya berdiri saja di simpang opak, menunggu tuan rumah sekaligus guide menjemput. Jarak tempuh hingga ke rumah beliau mencapai setengah jam perjalanan.

akhirnya tahu juga lokasi yang selama belasan tahun sekolah, hanya kudengar saja namanya disebut-sebut dalam mata pelajaran di sekolah. Manyak payed, seunebok dalam, de el el… Yang paling menyenangkan adalah Hijaunya , hijau di mana-mana

Lebaran ke empat

sepupu-sepupu yang jejaknya raib, akhirnya berhasil tertangkap! melepas  rindu, berbincang lama hingga ada yang geleng-geleng kepala, kenapa aku malah kuliah di teknik kimia.. (wadoooow , selama ini sepupu-sepupuku terlalu cuek, lupa sepupunya ini kuliah di mana)

lebaran ke 9
akad nikah seorang karib, benar – benar menyatu dalam kefitrian syawal. pagi buta, beberapa personil muncul ke rumah sang mempelai wanita (sekalian reuni). kedua mempelai memang kawnaku semas smp dan sma, jadi kesempatan seperti ini tak boleh dilewatkan.  aksi jemput menjemputpun dimulai, hingga akhirnya perjalanan berakhir di rumah si  calon pengantin. akad nikah yang semula akan diadakan di mesjid kampung jawa, ternyata beralih dan dipercepat satu hari. (syukurlah aku datang di hari yang tepat). hari terakhir si kawan, mutlak kami kadali. mengganggu si kawan yang sedang di pasangkan inai dan tidak bisa bergerak. ,

dan kukatakan wahai engkau sahabatku sejak kecil, sejak kita sama-sama ngaji di tgk ali saat sd kita berlainan, lalu dipertemukan kembali di Smp 4 dan SMA 3, hingga erat temali kita masih terus ada hingga detik ini, : aku merasa haru yang sama dengan yang kau rasakan. aku melihat air matamu menitik. aku merasakan saat-saat biru tiba-tiba memenuhi ruang dan sekat hati, aku seakan-akan benar melihat pintu langit terbuka, mendengar tasbih para malaikat bergema di ruang tamu sederhanamu, benar-benar ada rasa yang berbeda hari itu. Barakallah untukmu duhai sahabatku. akhirnya aku memenuhi janjiku, melihatmu dan mengantarmu melepas masa-masa sendirimu, , benar-benar terharu saat lafaz kedua akhirnya hadirkan kata SAH!!!!! Barakallah..Barakallah….  ingin mengantarmu besok, tapi urusanku membludak… maafkan..

lebaran ke 10
hari ini dia akhirnya resmi menjadi ratu sehari. pagi buta aku sudha dikejutkan dengan telepon dari dia, segera saja aku mempercepat gerak sambil  menghubungi dua karibku yang akan sama-sama bertolak ke sana. hingga akhirnya aku melihat dia dalam rupa yang berbeda. auranya sudah berganti, benar-benar beda!!!
dua acara besar dalam satu hari memang sulit rasanya dihadiri. Dan demi mengingat, menimbang bahwa sesekali bisa ketemu kawan lama,maka akhirnya acara di tempat yang berbeda pun kami datangi. Allahuakbar, ternyata benar-benar bertemu orang-orang yang sudah lima tahun tak kulihat.  saat  kami memutuskan melewati pajak langsa dan berhenti tepat di salah satu toko batik, empat orang yang tak pernah kulihat dan memang selalu kutanyakan keberadaannya kepada teman-teman lain, akhirnya, akhirnya, akhirnya, KETEMU!!!!!!!! Alhamdulillah. Haru lagi!!!

banyak kawan lama yang akhirnya muncul hari ini. , *ga sia-sia pulang kampung*

Langsa, 21 september 2010
Silaturahim yang benar-benar jelma. *kepulangan yang tak sia-sia*

 

Iklan

36 responses to “Catatan liburan lebaran

  1. Sahabat sejati..
    Dalam nuansa hari yang suci ini
    Dengan semangat hati yang bersih
    Sedjatee dan keluarga menyampaikan:
    Mohon maaf lahir dan batin
    Semoga sukses selalu

    Sedj
    http://sedjatee.wordpress.com

  2. 🙂 … Lebaran, suasana yang menyenangkan. Ditambah lagi apabila sudah beberapa tahun tiada berjumpa dengan keluarga bahagia, sure! Sy begitu mengharu biru saat menyimak setiap rangkaian kata-kata ini, 🙂
    Ingin rasanya bersama dengan beliau-beliau selalu…

    Salam,

  3. Lhaa… kukira kamunya yang nikah. itu di status sebelah ada kata-kata akadnya 😛

  4. haha….
    rizaaa… ga mungkinlah tim rah pingan ngon magun ga diundang…

    gara-gara kata akad, saia digosipin terus-terusan oleh anak-anak kelas 7
    T___Y
    lha kok y ..
    😀

  5. full of energy ya kak,hehe..

  6. Uhooi~ Uhoo~~ Memang ya mbak, kalo sudah karib, bagaimanapun jalannya pasti bertemu jua. 😀

  7. Selanjutnya sambut syawwal dengan keimanan yang lebih sempurna.

  8. wah,wah..lebaran yang menyenangkan.
    jadi kangen saya sama temen2 yg udah lama sekali ga bertemu..
    blognya bagus,anak aceh ya?
    tukeran link dong…

  9. lebran yang berkesan banget deh …
    denuzz udah 3 tahun tamat sma … sampe sekarang keinginan unutk kumpul dengan sahabat sma masih belum terwujud …
    kemaren rencananya mau reunian pas lebaran … eh karena satu hal denuzz gak bisa hadir … uh, kecewa semua deh mereka …. sang pangeran ganteng gak dateng … hehehe

    ~~~ Salam BURUNG HANTU ~~~

  10. Wah, jalan2 terus nih kayaknya,Mbak….

  11. kakakkkkk……………….
    ……………………………………….
    kami udah ganti layout…………
    udah cantek eeeeeeeeeeeeeeeeee
    ada tulisan2 aneh,tapi jangan ketawain yaaaa….
    maen2lah ke rumah maya kami
    http://www.elzacky.wordpress.com

  12. Siap Antar Kue Ulang Tahun, Halal, Model Unik & Menarik spt Foto Cake. http://www.KueUltahKalika.com atau http://www.KalikaCakeShop.com , telp (022)70553660

  13. Nice Article, inspiring. Aku juga suka nulis artikel bidang bisnis di blogku : http://www.yohanwibisono.com, silahkan kunjungi, mudah-mudahan bermanfaat. thx

  14. orang aceh ya?
    ko bahasanya kek orang melayu gitu?

    hehe

    samaan nih nenek saya juga meninggal 4 bulan yang lalu
    nyampe di kampung cuma ketemu sama batu nisannya doang

    😦

  15. salam kenal mas,

    blog yang mantap dan bertukar link ya mas, sudah di pasang di blog saya (P) namun jangan lupa link balik ya mas. terimakasih

  16. Salam kenal kembali 😀

    linknya sudah terpasang. Tapi maaf, saya bukan mas, tapi mba 😀

  17. menarik sekali…
    salam kenal

  18. Magisterial District Judge Ronald W. Swank arraigned both on Monday morning and released them on $3,000 unsecured bail. June 11.锘縋urse grab tied to pair in Maine accident

  19. Rattling great info can be found on weblog . “I am not merry but I do beguile The thing I am, by seeming otherwise.” by William Shakespeare.

  20. Way cool! Is it OK to post on Reddit? Some very valid points! I appreciate you writing this write-up plus the rest of the website is very good. Keep up the great work!

  21. Excellent stuff here.

  22. Just wanted to say fantastic blogs! Pinterest professionals would love your website. This information is good. You have a number of great points there. Old school LinkedIn experts would agree.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s