Aceh, 9 mei 2010

Siang tanggal 9 mei 2010 menjadi siang yang cukup mengagetkan. Cuaca tak terlalu panas bahkan terkesan mendung tapi hawa panas seakan – akan menjalar memenuhi setiap  ruangan. Dan langit  berwajah berbeda siang ini. Kami tersentak, terjaga, seolah kami masih tertidur. padahal tidak kawan.

siang tadi lepas azan zuhur berkumandang, sajadah siap saya bentangkan, lalu “kaaak, gempaaa” suara dari kamar di sebelah mengangetkan saya. Lalu pandangan saya beralih ke gallon air minum yang letaknya tak jauh di depan sajadah. Benar. Ternyata bukan keisengan saja. Air gallon bergerak menari – nari, air bak ruah , dan sayapun segera menuju pintu.Belum lengkap langkah saya menuju pintu keluar, goncangan semakin keras.

kalian pernah merasa bermain ayunan , atau komedi putar? Yah kurang lebih seperti itu. Ingat ayakan tepung? ya mirip- miriplah. Mulanya kami kira hanya sekejap saja, tapi ternyata hamper satu menit goncangan makin kuat. kami berhambuan memasuki ruangan, menyelamatkan menggeser beberapa barang yang rawan pecah dan tertimpa lemari. saya sendiri mengubah posisi laptop saat itu, saya letakkan ke atas kasur agar tak terhimpit meja atau lemari. Teryata semakin kuat saja ayunan bumi, parit – parit ribut sendiri, air beradu dengan tembok. Pohon – pohn terlihat meliuk, bergerak ke kiri kanan. Seolah hendak roboh.

semua merasa hoyong. Trauma itu terbit lagi, trauma lama beberapa tahun silam. Gempa yang nyaris sama. Hanya saja berada beberapa skala liter dibawa kekuatan dulunya.  Tapi trauma tetap trauma. Ibu kos yang sedari dulu tinggal di banda aceh dan sudah mengalami bagaimana dahsyatnya tsunami langsung membawa seluruh keluarganya ke lokasi yang lebih tinggi. Mereka bertolak dari Darussalam menuju blang bintang. Sedangkan kami anak – anak kos saat itu belum berencana kelar dari kos. Jalanan pasti padat, jadi kalaulah kami memutuskan keluar, kami cemas akan terjadi kecelakaan di jalan akibat kepanikan yang tak lenyap dari warga.

TV pun kami nyalakan, tayangan di salah satu stasiun televisi benar – benar kian memaksa jantung kami berdetak cepat. POTENSI TSUNAMI.

Syok, ya. Sangat – sangat terkejut. Kemudian gegaslah kami semua memberesi beberapa dokumen penting di kamar masing – masing, siap siaga, motor dipanaskan, carger hp, laptop, dompet, de el el. Setelah selesai mata kami terpaku lagi di depan layar televisi ,benar – benar  siaga. Jika dalam setengah jam tidak ada pencabutan status potensi Tsunami, maka tak elak lagi. kami akan segera keluar mencari lokasi yang lebih tinggi ataupun jika dalam kurun waktu tiga puluh menit terjadi gempa lagii, tak ada tawar menawar, kami sepakat akan segera keluar. Dulu saat gelombag besra menghantam nanggroe ini di penghujung 2004, gempa kedua juga yang menelan banya korban, jaraknya tak sampai 30 menit.

Setengah jam berlalau akhirnya status tsunami dicabut, kami bisa bernafas lega, meski masih merasa was- was. langit mendung, sama seperti setiap kalinya gempa terjadi. selalu seperti ini, seolah ada yang ingin dibicarakan. Sahabat do’akan kami…….


Sumber gambar

Iklan

15 responses to “Aceh, 9 mei 2010

  1. kami doakan agar semua baik2 saja ya 🙂

  2. mba..ada hadiah dari saya..diambil ya… 🙂

  3. ya ampun mba…..
    mba gpp kan ??
    gimana kelaurganya???
    semoga mba sekeluarga diberikan lindungan oleh Allah SWT ya mba..

  4. simpati buat sahabat…
    semoga senantiasa dalam lindungan Allah…
    setiap keputusan Allah adalah bentuk kasih sayangNya..
    salam sukses..

    sedj

  5. Masya Allah mbak shafira….. 😦

    mbak shafira tp gpp kan….
    rumahnya ada yg rusak???

  6. salam kenal mba shafira

    semoga mba shafira dan keluarga selalu dalam lindungan Yang Maha Kuasa

    mungkin sudah saatnya di sistem kurikulum pendidikan negeri kita ditambahkan pelajaran mengenai tata cara perlindungan diri dari bencana alam, salah satunya genpa bumi….
    saya waktu di Jogja juga sempat mengalami gempa bumi yg bagi saya cukup besar…
    yang ada di pikiran saya cuman panik…panik….terus lari ngibrit….
    sampe lupa kalo ponakan dan bapak saya masih ada di dalam…
    tapi Alhamdullilah semuanya diberi keselamatan oleh Allah….

    sekali lagi salam kenal dan salam hangat….

    http://ayahkuhebat.wordpress.com

  7. Ikut prihatin, semoga selanjutnya aman…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s