kematian, cemburu, dan juga bahagia

Membagi dua rasa yang menaungi  tampungan hati di hari ini dan kemarin…berhubung beberapa hari off ngeblog, (ga da ide)… 😀

DUKA

Saya tidak mengenal siapa beliau, tidak pernah bertemu langsung, tidak pernah berdiskusi, tidak pernah menolong ataupun ditolong oleh beliau setahu saya beliau adalah orang baik, itu saja. Namanya seringkali disebut oleh aktivis kampus, terlalu sering bahkan. Meskipun sering mendengar, namun tetap saja saya tidak pernah mengenal beliau secara langsung.

Hari kamis, 8 april,menjadi hari pertama dan terakhir saya mengenal beliau, mengenal dalam artian mengetahui siapa beliau sebenarnya. Walaupun tetap tidak bertemu langsung, berdiskusi ataupun sekedar menyapa saudara seiman ini. Saya mengenal beliau dari orang – orang yang tidak pernah saya kenal, mereka adalah sahabt – sahabat terbaik, yang memiliki sahabat spektakuler seperti beliau. Sosok yang sangat baik, suka menolong dan juga motivator bagi orang – orang yang mengenalnya. Saya baru tahu kalau beliau ternyata penulis buku terbitan PRO- U media, 2008 nyala satu tumbuh seribu, Penulis muda yang berbakat MARTONIS TONY ,..  Orang yang hebatlah pokoknya…dan semua ini saya ketahui melalui abjad – abjad yang hadir di wall fb beliau, kata – kata manis dari sahabat – sahabat beliau, yang  semuanya merangkum kebaikan beliau selama hidup didunia.

Jum’at tadi, saya mendengarkan penuturan seorang senior beda fakultas tentang detik – detik menjelang kepergiannya. Saya benar – benar cemburu,, beliau meninggal dalam keadaan begitu tenang. Saat sedang membenarkan lampu (listrik), beliau tersetrum sedikit, ya, sedikit saja, lalu dari ketinggian kurang lebih 3 meter, karena keseimbangan yang tidak mampu dijaga, akhirnya beliau terjatuh dan terbentur lantai. Terjadi pendarahan dibagian dalam kepala , kata senior saya lho… lalu saat dibawa kerumah sakit, beberapa jam kemudian, karena tingkat kesadaran yang sangat minim, usaha para dokterpun menemui titik temu yang berbeda,  bukan kesembuhan yang  dihadiahkan oleh Yang Maha Kuasa, ternyata Allah benar – benar mencintai beliau, beliau dipanggil dalam keadaan sangat tenang. pagi itu menjadi pago yang menggetarkan, setelah sehari sebelumnya (rabu,- red) aceh digetarkan gempa, maka subuh kamis 8 April tak hanya hati – hati para sahabat dan kerabat saja yang tergetar, namun langit dan bumi sama menangis…. Deras sekali, ya, mungkin sama merasa kehilangan…..

Selamat jalan saudara kami, abang kami, senior kami…..semoga Allah menerima segala kebaikanmu, sekali lagi kami iri dengan kepergianmu… Iri karena engkau telah begitu banyak membagi manfaat, membagi ilmu dengan siapapun….dan pergi setelah mendapat posisi yang sungguh nyaman dihati orang – orang yang mengenalmu…semoga keluarga yang ditinggalkan mampu ikhlas dan tabah….  kami mencintai beliau, pun Allah juga tentunya…

Nah untuk cerita bahagianya,,, yang pertama adalah pagerank saya naik..  (baru tahu tadi). Meskipun saya juga kurang paham soal pagerank ini bagaimana penilaiannya, yang jelas selama dua bulan terjun keWP saya meras lebih nyaman menulis di sini dibandingkan blog2 sebelumnya… n pagerank ini kian memacu semangat saya membagi kata – kata dengan sahabat sekalian…

kedua, tadi siang akhirnya anak – anak OJT Arun berkumpul kembali, setelah setahun selesai OJT, meski ga komplit..personil yang hadir adalah saya, andrea, nova, emir, dan fauzan ( yang naktririn), dan kamis juga koneksi dengan anak OJT dari Teknik UGM terjalin lagi, setelah sekian lama tak ada kabar (anto, Dito, Salman).. mereka menanyakan perihal kondisi di sini lepas gemapa hari rabu..lumayan tergoncang sih, but Alhamdulillah posisi Banda Aceh lumayan jauh dari pusat gempa yaitu sinabang,,,jadi kondisi aman dan terkendali..  dan info terakhir ternyata..sama – sama belum kelar kuliah.

Selamat berjuanglah….sama – sama meneruskan perjuangan tugas akhir…beginilah nasib anak teknik kawan, ga 5 tahun belum sah jadi anak teknik……

Banda Aceh, 9 April 2010..

*bener2 ga ada ide, mohon maaf bagi yang kurang berkenan dengan tulisan aneh ini…*

Iklan

20 responses to “kematian, cemburu, dan juga bahagia

  1. Selamat jalan penulis….tulisan anda akan selalu dikenang di hati pembaca setia.
    SALAM

  2. Ga setuju eh, ga 5 tahun bukan anak teknik… di kampus2 besar sebagian besar lulus 4 tahun.. 🙂
    *maaf… hny sdkt koreksi*

  3. Postinganya mengajak kita sadar,makasih dah menimbulkan rasa cemburu,bahagia dan blum siap untuk mati

  4. Saya pernah sekali study tour ke kilang Arun, waktu masih sma di dumai. Luar biasa panasnya disana..he
    turut berduka cita.. anak teknik juga ternyata 🙂

  5. wah..
    semoga beliau mendapat tempat terbaik..
    nama mbak, FirA? sAMA dunmz

    salam kenal yaa

  6. Semoga beliau khusnul khotimah………….

  7. senang pernah menjadi teman seperguruan
    meski sebagian besar komunikasi hanya dilakukan dengan satu-dua lirikan
    yang penuh sandi, penuh tanya, dan penuh dugaan
    setidaknya bisa lah, dijadikan sebingkai kenangan
    .
    .
    .
    dan…
    Martonis Tony,
    sampaikan pada Tuhan
    aku iri, kau dipanggil duluan…

    semoga engkau damai disana.

    semoga tugas akhirnya cepat selesai ya mbak. wah, mesti 5 tahun ya. sabar ya mbak.

    saya juga turut berduka atas gempa kemarin itu, semoga semua diberikan keberkahan atas semua ini. amin

  8. Semoga khusnul khatimah

  9. 5 tahun tak mengapa, akupun lebih dari 5 tahun baru kelar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s