ikat para tegas

aku ingin pergi dari sini,

dari posisi keberadaan bersama para penipu.

tak ingin sisa nafas justru larut dalam parade penipuan.

sudah terlalu banyak yang menjadi korban.

duhai para penghianat, urungkan saja semua dusta,

sudah terbaca diatap dedaunan  berembun, beberapa.

dan cukupkanlah derita para papa atas pengkulitan secara langsung

sekalian saja tulang belulang kalian lepas secara paksa

bukankah, kalian perindu celaka?

duhai kalian penghina raga

alpakah cacimu atas dirimu sendiri

atau mungkin kalian memang terlalu istimewa untuk dihina

hingga alpa mengingat keburukan diri

lalu dimana letak sebuah ucapan berguna?

kutulikan gendang telinga ini

usah kau ajak aku serta

aku ingin menghitung tasbih

bukan hanya ceracaukan cela

pergi saja

pergi saja

tak rela kubagi ruhku dengan kalian

banda Aceh

2 maret, 2010

lepas beberapa teguran..

Iklan

6 responses to “ikat para tegas

  1. puisi untuk siapa ya?aku belum bisa menerka2..hmmm

    • sosok2 yang terlalu keras kepala, terlalu sering membahas keburukan orang tanpa sadar bahwa tiap pribad juga punya cela, untuk mereka yang kekayaan melimpah tapi lupa pula berbagi dengan yang papa, untuk mereka yang seenaknya saja menukar iman dengan harga rupiah…

      *kepanjangan* 😀

  2. wah…kalo berbagi di dunia maya ini…usah di ajak juga ya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s