Aku masih ditikam rindu

mendadak aku sungguh limbung

rancangan pabrik kertasnya menggulung

melingkar disepetak ruang

dan akupun larut dalam dendang ilalang

: aku masih menanti senja


salahkah aku menaruh rindu

pada jiwa yang terlanjur beku

:aku ingin pulang saja


sesiang ini tak kutemukan pula lirik rindumu

tertoreh diatas debu – debu

: kuharap ianya dihalau angin, bukan karena alpamu


kucoba genggam alamat bahagia yang tersisa beberapa abjad

kubaca kuyu

tak lindap rindu didirimu


duhai tanah lahirku

:aku ingin pulang saja

disini aku terlalu kejam

tak bernurani

dan akupun mati sendiri


duhai , alamat apa ini

kusimpulkan aku ingin kembali..


banda Aceh, 26 feb 2010

saat rindu kota lahirku kian menghantam

post disegala alamat

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s