stop “menunda”

Asli, kesal kelas hiu, giliran dibutuhkan siprinter malah ngadat sangat. Walah, konsul perdana bakalan runyam kalau gambar flowsheet ini urung diprint, dan jika pagi-pagi  buta harus menuju rental, what?? Wah pergeseran jadwal lagi artinya..oh..no, no,…

Mendadak printer membisu

Kumat membeku tanpa tutur

Tanpa cetak aabjad terrekam

Oh, kau, kenapa lahirkan gugup

harus konsul perdana tertunda seminggu

haruskah berakhir lagi disudut sabtu

Yah, inilah tulisan yang lahir dari kepala yang mendadak mumet total, gambar flowsheet rancangan pabrik masih belum jelas rimbanya, masih harus diedit, tapi siprinter malah berulah.fokus terpecah belum lagi tulisan yang deadline nya sudah mengetok –  ngetok pintu. Bisa gagal ikutan lomba ne…

Padahal dua hari yang lalu siprinter masih baik – baik saja, tanpa kediaman apapun, masih mengeluarkan deritnya, bahkan lancar mencetak abjad, walah bener- benerlah, DILARANG MENUNDA PEKERJAAN. Ya, inilah yang saya petik.

Seingat saya dulu ketika selesai seminal hasil research, yang berulah adalah mr.laptop, subuh saat laporan research mau diedit , eh malah laptop hadirkan layar biru plus beberapa tulisan putih yang menandakan kondisinya tak normal, sampai – sampai silaptop harus dibedah, dan tentu saja menguras biaya ekstra berwujud pergantian hardisk yang kedua kalinya. Oalah ne benda sudah membangkrutkan saya diawal tahun. Baguus..cukup dua kali saja ya, kalo ketiga kalinya anda harus saya talak.

Satu hal yang membuat saya merenung agar tak lagi menunda pekerjaan saat itu adalah data research yang belum terselamatkan ada dilaptop dan laporan hasil deadlinenya sudah didepan mata. Wajarlah kalau dalam seminggu dibulan januari itu saya  mendadak menjadi manusia dalam kelas emosional tingkat tinggi. Padahal sehari dua hari sebelumnya sudah hadir niat agar segera memberesi laporan tersebut, n then….saat galau benar – benar sudah mencengkram hari demi hari akhirnya setelah dicek ulang masih ada pertinggal data dilaptop parnert, syukurlah jika tidak itu artinya saya harus mengetik dari awal. Bukan pekerjaan yang mudah, bisa gagal nilai tercetak diKHS  semester kemaren. hiks, ga jadi bayar spp setengahlah kalo gitu.

dan ternyata sianeh ini mengulangi kesalahan yang sama, dua hari yang lalu ingin segera mengprintkan beberapa bahan tambahan untuk rancangan pabrik, tapi urung dilaksanakan karena beberapa potong kemalasan menghidupkan printer, dan akhirnya harus mencari rental terdekat untuk mencetak beberapa abjad, dan juga gambar – gambar tangki.

ok, sekian dulu, harus bergegas menuju rental, (mana ada yang buka jam segini), ya, beberapa saat lagilah, mudah-mudahan.

pokoknya mulai sekarang sekecil apapun planning harus segera dilaksanakan jangan sampai ada alasan yang ujung- ujung berefek planning gagal total.

23 februari 2010

banda aceh, pagi yang masih sunyi

Iklan

2 responses to “stop “menunda”

  1. setuju…
    setuju…
    tetapi seringkali implementasi nya susah sekali..
    perlu disiplin yang kuat..
    🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s