yang terekam dari aceh BEsar

perjalanan hari membuka lagi mata yang lama terpejam dari panorama alam yang sungguh hadirkan lafaz syukur, menikmati hijaunya hamparan padi yang berjejer dikiri kanan jalan, tanjakan – tanjakan kecil dan nuansa pedesaan yang benar – benar menyejukkan, mendadak ruah rindu tak terelakkan, untung saja saya masih kuat menahan pilu. bayangan kampung halaman sungguh mengobrak – abrik alam fikir, terus menghitung, menghitung, menghitung, dan menghitung berapa lama lagi, berapa purnama lagi harus menapakkan kaki diibukota provinsi NAD ini demi sebuah study..

perjalanan menuju montasik, salah satu kawasan diaceh besar bersama teman satu angkatan sungguh rajut kembali keakraban yang sempat jeda sejenak. Ya terjeda dengan kesibukan masing masing yang hadirkan jarak masing – masing pribadi, meski jalinan sms berantai kerap hadir, ataupun melalui chat singkat, namun tetap saja sua langsung lebih hadirkan kekenyangan dalam batin.

sepanjang jalan, riuh rendah suara penuhi mobil yang kami tumpangi, mobil pribadi salah seorang rekan, bertolak dari kampus dan menuju rekan yang  berposisi  didaerah blang bintang untuk ikut serta. aroa penjemputan berhias panggilan dan sms,sang penungguu sudah dalam keadaan merengut,nyaris urung ikut serta. 🙂

menit demi menit berlalu dan tanjakan menuju rumah sahabat kian berulah. celoteh demi celotehe  kian hadir.diawal perjalanan lalu lintas tergolong lancar plus jalan yang mulus, lama kemudian kerikil penghias jalan kian hadir hingga akhirnya kami sampai ketujuan yang berada nyaris terlalu (kalau boleh disebut) pedalaman. kediaman seorang sahabat yang baru saja melahirkan.

satu jam kurang lebih berada disana dengan beberapa kekacauan kecil yang mengundang tangis sang bayi, akibat grasak – grusuk beberapa tamu 😀 , akhirnya kami undur diri dari ruang tersebut, dengan menitipkan do’a dan oleh – oleh kereta bayi untuk sang tamu baru.

semoga kelak menjadi anak yang shaleh..

rentak hidup adalah suatu kehadiran

nyalakan saja obor – obor kebaikan

agar kelak hadir penerus berjiwa pahlawan

penegak pondasi dalam kebenaran

Iklan

6 responses to “yang terekam dari aceh BEsar

  1. Semoga kelak menjadi anak yang saleh, sebagai salah satu generasi penerus yang tangguh dan dapat memajukan Aceh.

  2. Menghadiri aqiqah ya mas, semoga yg diaqiqohi menjadi anak yang shaleh

  3. bayangin aja diriku dibelakang kena panas kena debu………………………..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s