yang alpa terisak

nda…

ada tangis dari lentik mata senja

pun ilalang tak cukup seka


aku hanya diam saja, dan tawarkan sepi

bukan aku tak nyala, nda..

aku hanya pasang redup sekejap

agar tak gegas suara diciduk setan

tak ingin berkabar tanpa fikirย  dijalankan


nda,

tangismu terbaca dibait pagi

meski alpa jua kurapal rabhitah yang sama

meski alpa kusisip nama dalam penggalan do’a

nda, sabarlah

alamat rindu ini kukirim dalam potongan suara

banda Aceh, 4 februari 2010

Iklan

14 responses to “yang alpa terisak

  1. Salam super-
    Salam hangat dari pulau Bali-
    menarik sekali artikel anda…
    membuat saya termenung…

  2. Suka nulis puisi ya?

  3. aduuh mesra sekali dan cukup multitafsir… nda… bunda, ananda, adinda… he he
    gimana kalau saiyah balas di blog saiyah…? he he

  4. aku anya tersenyum ๐Ÿ™‚

  5. Semoga rindunya kesampaian ya….

  6. pasti kumpulan puisinya udah banyak.. Dibukukan ajah ๐Ÿ˜€

    • ๐Ÿ˜€
      pinginnya siih..
      dulu juga pernah ada tawaran join, tapi berhubung sibuk dengan tugas…tawarannya dengan sangat terpaksa “ditolak”

      berhubung deadline yang nawarin juga terlalu cepat, ๐Ÿ˜ฆ

      mudah2an ada rezeki lain…
      ๐Ÿ˜€

  7. puisi yangbagus,,
    salam kenal ya,,
    ๐Ÿ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s