prolog novel (dalam rencana)… hehehehe berminat????

duhai, siang ini kembali menjadi siang yang tak terhitung kalinya agenda penting itu buyar tiba – tiba. langkah ditata rapi, namun tak jua mampu taman indah itu kusambangi, selalu saja ada slayer yang tak tau pula harus kuberi nama apa, menghalangi tapak -tapakku. anggap saja niatku tak cukup genap ataupun kurang bekal memelihara taman ataupun lebih tepatnya kebun beranekacorak tersebut.

entah sudah berapakali purnama melintasi langitku yang setia kutatap, namun tetap kerlip bintang teman setianya tak mampu menjadi kendaraanku kesana. aku tetap diam diruang yang tak berwarna ini, bukan karena suatu kekuatan diam, namun karena diamku tak mampu lahirkan kata demi kata . untaian kata yang seharusnya bisa berkalung harap menjadi temali yang berjuntai dari langit.

terikpun terasa abu -abu hari ini. mulanya tak kupahami bicara aneh alam ini, cakap apa silangit hari ini. undurku bicara jua dan masih larut dalam bisu. aku sendiri tak tau apakah aku punya suara atau memang dulukala pernah memiliki suara.

koridor hardvard meureubo ini tetap bisu, dan akupun larut dalam bisu yang berhias angin-diam, terduduk dipinggir gagang pintu, menungguku keluar mengajak koridor ini bicara.ah begitu bodohnya, tak mungkin kebisuanku kuakhiri karena aku sendiri sudah lupa mengatur diksi, dan akupun hanya ingin menatap senja dihari ini, yang harus berjam – jam lagi kutunggu, dia sahabat baikku. satu – satunya sahabat yang mampu memahami bisuku..

lintasan sarafku, mengajakku mengitari koridor berbeda, koridor teknik kimia.. yang sekarang terlihat rimbun hasil semaian butir2 kacang hijau sisa sampel pratikum, dan diskusi ringan beberapa mata, yang tetap mampu kubaca dalam bisuku. juga langkah gegas para dosen lalulalang dalam hitungan anak tangga..

lamunanku buyar….
gerimis mengabu -abukan langit kembali, dan akupun kembali menghitung kerikil,memungutnya, oleh – oleh untuk sahabatku, senja.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s