puisi tak berima I, ramadhan

Semilir tipis tak lagi menggerakkan ujung rimbun dedaunan

Bahkan badai pun tak mengusik tegak berdiri kelapa

Angin kian berputar,langit pun menganvaskan duka

Dan hujan pun turun satu satu menyisir tanah

Dalam Duka mereka, yang tak terjamah pikiran

Jamrud2 khatulistiwapun berhenti berkarya

Usang jamuan ramadhan yang tak berbekas dijiwa2 kerdil

Yang hanya mengambil lapar dan haus

Tak ada cinta, kepasrahan, ataupun takut?

Tak cukupkah tangisan semesta ini menyadarkan kita?

Langit tak mampu lagi berbicara hanya mengadokan gemuruh

Gemuruh cintanya, untuk Dia

Bumipun meratap, untuk Dia

Berjuta malaikat bertasbih , pilu terdengar

Semua,,,,

Tangiskan ramadhan yang kan beranjak…

Tanpa sketsa kemenangan dihati

Hanya ada kelam,

Pekat,

Kosong,

Semuanya , semuanya terperangkap,

Tanpa satupun takbir disudut2 jiwa,,,,

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s