kota seribu lilin

hari ini adalah hari kedua saya berada kembali dikosan yang tak seberapa ini. Alhamdulillah pikiran dan sikapku yang aneh itu memudar perlahan seiring pudarnya pekat malam berhalau berkas-berkas matahari.
tak luput rasanya syukur ini kubiarkan lepas atas kebaikan orang – orang isini yang mau mengaokan ketulusan menegur kesalahan kecilku hingga menjadikanku seolah lahir kembali.
hari ini agenda utamaku adalah meuwet-wet alias raon – raon, meski dengan lokasi yang belum jeas, tapi aku harus segera keluar sejenak, menghirup aroa kebebasan diluar sana, sebelum benar – bear fokus dengan dunia rancangan pabrikku.

masih kusimpan erat memori terakhirku dikota kelahiran, kota langsa yang berada hampir dihujung aceh, lokasi yang hanya tiga jam saja menuju medan (kurang lebih). terminal lama diota langsa sudah disulap menjadi pasar sayup, lengkap dengan pondok – pondok kecil dan terpal yang menjadi atapnya. belum lagi harus rela merangkak dijalanan sangking padatnya arus lalu lintas. yang menuju keutara, yang berbalik keselatan, ah pusing aku dibbuatnya. terminal baru yang masih semrawut, pungutan biaya dari dinas terkait, de el el..

sudahlah lupakan saja.pagi ini kusambut dengan sarapan berbekal masakan spesial ibuku, oleh – oleh dari langsa, juga dengan deru kendaraan roda dua anak kos, yang terbirit – birit mengejar waktu, berlari bersama waktu yang tak sejenakpun berhenti berjalan, –menuju kampus, yah itulah ruinits harian dimeureubo A6 ini, kosan yang sudah 4 tahun ku tempati..

sesekali masih kudengar suara kasak kusuk dikamar2 lainnya, mereka yang juga masih berpacu dengan waktu. ah kenapa tulisan ini jadi ngawur ya..apa efek kota seribu lilin ini..
kota seribu liin adalah istiah yang kugunakan untuk menyebut banda aceh ini, dikarenakan tiada hari tanpa mati lampu, yang acapkali berefek pada laptopku dan tugas akhirku yang harus dipending karena taka ada arus listrik…

pagi berkabut dipelataran banda aceh,berkabut gelap maksudnya alias mati lampu
untuk sementara aku ingin off sejenak dari dunia fb,,, benar2 dihimpit bosan,
dan now, saatnya kebps (mungkin), lalu agenda lainnya, suara air dari kran kamar mandi masih menemaniku, eski kosan ini menjadi sepi kembali karena jenjang tahunku kuliah sudah memasuki tahun ke 4…
ssaat nya berkarya…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s