lintas aceh berhujung langsa

seulawah
meranggas hijau yang kau miliki
terhanyut, ikuti eloknya tarian angin
bersender didipan tanah
dan sisakan dibatang tua
kuning helai helai tua

aspal mengelupas
terinjak kasar besi besi tua
baja keras menggiling ratakan lubang tak bernyawa
lahirkan debu dari tanah kering tergiling

lari arus lintas, kejar mengejar waktu yang tak jeda sejenakpun
lemparkan raga, ciprakkan darah, basahi bumi
picing terpandang, degupkan jantung meroket jalannya

jalan raya
lintasan kematian yang tak pernah sepi kisah

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s