bencana

aku rindu dengan sajak bumi
yang menyalakan mata – mata yang terpejam

rindu dengan eloknya tangisan langit
yang menghadiahkan kedinginan

rindu dengan hangatnya bara
yang menyentakkan kehirukpikuk-an

rindu dengan bait – bait yang mengalun penuh rindu
dari jiwa peluh mengharap iba

namun, salah kaprah tak sekali hadirnya
bungkamkan keegoan saat bumi, langit, maupuun bara menyapa

hanya diam dan bertitel harap
bergegas meminta bencana lari dari sudut2 nafasnya..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s