sajak diujung mata

malam memang telah larut, tapi mata ini belum mampu terpejam
tak kuasa bila harus menjelajah dalam dimensi mimpi
dan harus kembali melihat sosok2 yang selalu menantikan kepulanganku..
agenda utama malam ini adalah flowsheet, tapi entahlah, beberapa cadas tetap setia menghiasiku
seuntai bisik
dipenghujung harap, agar esok, kumasih bisa menatap putaran dunia, meski harus menangis seorang diri

Allahurabbi, bagaimana harus kukisahkan hati yang berselimut galau
bagaimana lagi harus kucuri cinta_Mu..
sejauh mataku mencari2
hanya engkau ..hanya engkau…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s