tukang jahit

sedikit catatan tentang perjalanan singkat hari ini, demi memperbaiki new tas, (he,,he,, ). kulirik jam diatas meja, sudah jam 9, 20..oh tidak , jika aku tak segera keluar, cuaca akan semakin menyengat dan mengucurkan manik – manik keringat. ga mau,, ga rela, kalo memang ada pilihan untuk ga berpanas – panasan ngapain juga harus “kepanggang” sama matahari. yah, berhubung lagi belajar ngeblog,, ne laptop ga boleh dimatiin dulu, soalnya lagi ngedonload banyak tema untuk blog, lagi open mind juga buat nyelesain TGA ku diteknik kimia, satu – satunya cara biar modem n pulsa gratis ga mubazir adalah my roommate,,yups,, oja..mau pake?? tapi jangan dimatiin ya, jangan diclose, mau keluar bentar,, tanpa harus bilang kalo aku mau bawa ne tas ketukang jahit biar lebih safety buat my laptop..
setelah beres2 bentar, rute yang kupilih adalah rute belakang kos, rute terdekat untuk naik labi – labi dan lumayan ga panas. rerumputan hijau nan subur, maklum selalu disuplay gizi lewat kotoran2 sapi yang dilepaskan begitu saja pemiliknya. sangat mengganggu, sepanjang jalan aku harus menyaksikan “black forest” terhampar dipermadani kerikil2 kecil.
5 menit berjalan santai , sambil sesekali memperhatikan kiri kanan jalanku, nyanyian ranting – ranting cemara yang bergesekan, beberapa pohon kelapa dan mangga turut berdendang dan tentu saja bertasbih always, ah,, perjalanan yang indah memang jika kita terus bisa bersyukur akan hidup yang masih diberikan, atas rezeki yang masih mengalir, meski hanya sepenggal nafas.
sampailah aku dihujung meureubo bagian belakang, tak ada lagi penjual burger dan bakso goreng disini, yang kulihat hanyalah beberapa mahasiswa mipa biologi yang sedang mendiskusikan belukar yang mereka ambil ,untuk pratikum mereka sepertinya. dan disisi kanan ku berdiri, mushala kid terlihat kosong, tak ada kajian apapun sepertinya. kulanjutkan perjalananku, MeNYEBRang jalan, he,,he,,ALhamdulillah jalanan sepi, dan langsung kutemukan labi – labi yang akan mengantarku ketukang jahit disebelah kos nova.
satu hal yang membuatku senang pergi sendirian walaupun untuk rute yang mungkin dianggap orang lain “gila”, aku bisa banyak berpikir dalam diamku, melihat berbagai fenomena dan langsung menterjemahkannya dialam fikiranku tanpa harus terganggau dengan tanggapan orang yang mungkin saja berbeda dengan pandanganku. I like this… hijau dimana – mana, dan bahkan aku merasa lucu , ketika atap labi2 ini bertabrakan dengan ranting2 pohon asam didepan fakultas teknik, bunyinya seperti apa ya,,, pokoknya layaknya suara alat musik, satu yang kurasa kurang dari perjalananku ini, headset, yah jika bukan diiringi dengan lantunan Al-quran dari Al-ghomidi ataupun instumen susumu ueda, rasanya masih kurang maknyus.
pepohonan beranting imut, dan helai – helai hijau menyambut panas yangperlahan merayap , menaungi kawasan darussalam ini.
tiba – tiba labi 2 berhenti didepan fakultas FKIP, 3 penumpang naik, awalnya sih, aku ngak begitu peduli, tiba2 bla..bla… bhasa aneh, turki kah, pakistan atau apa ya…?? kuperhatikan seksama. kulit putih, kemeja atau blus hampir semata kaki, dan jeans lebar serta kerudung mungil, hidung tegak , mata elok, subhanallah, cantik banget… dua orang keturunan arab dan seorang indonesian yang menemani mereka, dari pembicaraan mereka , sepintas ku dapatkan informasi , mereka akan kuliah diFKIP, dan kucoba lirik kertas ditangan salah seorang dari mereka untuk mengobatai rasa penasaranku yang benar2 menggedor2 urat syarafku,, Bahasa inggris, FKip… ow,,,ternyata,,mungkin program pertukaran mahsiswa kali, batinku masih menduga2, ingin bertanya tapi tak paham bahasa mereka,, hiks…
jadi teringat dengan beberapa mahasiswa malaysia yang sedang study diIAIAn, setiap kali aku melihat mereka, pasti dengan rombongannya, bergamis ria ,jelbab sepinggang, keren2..apa lagi mereka berkulit bersih semua..pingin deh kenalan sama mereka,sekedar sharinglah,, tapi berhubung mereka kerapkali ber”gank”, yah malaslah…
aku tiba disamping kos nova, dengan pintu ruko yang hanya terkuak sedikit, awalnya perasaan takut mulai merayapi, kalau belum buka gimana ya… hiks.. mana panas…, kucoba intip perlahan, menyelinapkan wajahku kedalam ruko, dan assalamu’alaikum,, treima jahitan, tanpa basa – basi, he..he..kalau diingat2,lucu rasanya…
selesai targetku hari ini, n now, back to home….. mau buat flowsheet…

angin halus plus debu2 menyapa lembut wajahku, dan juga ramahnya sang mentari menemaniku menanti labi2 lewat untuk segera pulang….. alhamdulillah, tak harus menunggu lama,,

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s