SALAM.
“kesuksesan lahir dari mimpi – mimpi kita, maka teruslah bermimpi dan rekatkan ia dengan usaha serta do’a”
anda punya mimpi? saya yakin jawabannya adalah iya, tentu saja, benar sekali dan rekan – rekannya. Lagipula tak ada salahnya dengan bermimpi, toh kebanyakan orang sukses bermula dari mimpi – mimpi mereka di masa lalu. mimpi yang semula hanya mimpi dan dengan usaha serta do’a , ianya menjadi kenyataan yang seakan – akan membawa si pelakon (kita) seolah berada di ruang mimpi saat mimpi itu menyata adanya.
Ini bukanlah tentang lelucon ataupun omong kosong. Yang saya tuliskan hari ini adalah hasil dari mencuatnya mimpi – mimpi kecil saya, mimpi – mimpi yang dulunya hanya bertengger di ruang mimpi . Dan saya, kala itu sama sekali tidak berani mengeluarkannya dari ruang mimpi itu ataupun berteduh di sana terlalu lama. Khawatir akal saya tak berfikir secara sehat lagi. Namun, yang terjadi ternyata saya tetap saja mendobrak ruang mimpi itu, masuk kedalamnya, terlena sejenak, lalu mencoba segala upaya untuk mengeluarkan mimpi itu meski tak sekilat mengedipkan mata.
Saya kembali dihadapkan akan perwujudan mimpi – mimpi saya. Setelah menjadi scriptwriter sebuah film pendek < hanya lomba tingkat mahasiswa>, kali ini saya dihadapkan akan dua mimpi yang sekaligus keluar dari ruang mimpi dan akhirnya duduk di posisi nyata. yang pertama adalah tentang naskah yang lulus seleksi (alhamdulillah), setelah mulai aktif lagi menulis di awal tahun 2010 ini, dan naskah tersebut juga sebagai tebusan perasaan berdosa saya atas pemakaian produk – produk kaum pembantai Palestina. Naskah tersebut kabarnya donasi total akan dikirimkan ke saudara – saudara di Palestina . menebus? ya, perasaan bersalah itu masih hadir. dan sepertinya tak akan berhenti mengaum. bedil – bedil peluru yang terus terkirim dari rupiah – rupiah yang saya keluarkan atas produk yahudi yang masih terpakai, yang bahkan masih sulit menghilangkannya seratus persen.
Kadangkala , saya bertanya sendiri , bertanya pada nurani saya, “manusiakah saya?” di satu sisi selalu menyorakkan kemerdekaan untuk negeri yang tertindas itu, menyorakkan pemboikotan,. namun ternyata setelah re -cek, masih ada produk yahudi yang menetap di ruang gerak saya. MEMALUKAN!!!!. katanya kamu cinta dengan palestina, katanya kamu menganggap mereka saudara. tapi kenapa begitu sulit , kenapa begitu berat meninggalkan beberapa produk itu?? MEMALUKAN.
Ada alasan yang sangat mendalam, sangat mengena, yang akhirnya menggerakkan hati – hati , menggerakkan langkah – langkah , tak hanya pejuang pena, tak hanya mereka para relawan, tak hanya kaum seiman. ya, ada alasan yang lebih mendalam atas perjuangan yang tiada henti dari orang – orang di luar Palestina. alasan yang akan berbunyi dan keluar dari hati, bukan dari lisan. Alasan itu, tanyakan saja pada nurani masing – masing, atau nanti saat buku itu tercetak, intiplah isinya dengan seksama, lihatlah apa – apa yang ada didalamnya.Banyak tulisan yang menjiwa di sana.
do’akan ia segera terbit, dan semoga bisa meringankan beban kaum – kaum di sana.
Yang kedua adalah setelah berjalan lama di trotoar Banda Aceh, dengan semangat yang sudah luntur, terendam terlalu lama, akhirnya pencarian saya akan satu komunitas, komunitas yang di dalamnya hadir orang – orang pilihan, mereka yang dalam tuturnya selalu berbicara yang baik – baik, menjawab dengan hadist dan ayat, akhirnya mereka saya temukan. Bahkan Nyaris sempurna.!!(tak mutlak sempurna,karena kesempurnaan hanya milik Allah). Orang – orang yang selama ini ternyata sering bertatap, bersinggungan di jalan, ternyata merekalah para penghafal Al-Quran yang saya intai jejaknya selama ini. (Alhamdulillah).
serasa melayang dua hari ini, semoga saja tidak jatuh.
_———————–
SAUDARA – Saudara sekalian, mohon maaf sebesar – besarnya, Rutinitas dunia nyata saya akhir – akhir ini sungguh luar biasa padat, full, dan apapunlah istilahnya. jadi kalau Blog ini sering ga ada penghuninya, mohon maaf sebesar besarnya. insyaAllah setelah tugas akhir saya benar – benar rampung, Blog ini akan rajin diupdate
(macem orang sibuuuuuuuk x)
see u..
terimakasih sudah berkunjung
Banda Aceh, 12 juli 2010






Aamiin, semoga telah terbitnya….Dunia maya adalah bentuk refreshing kita, yang nyata yang harus kita dahulukan
setuju sangat!!!
Mimpi dapat membuat kita bersemangat untuk mewujudkannya
karena mimpi selalu menjadi cambuk yang tepat untuk berkarya
dan karya yang lahir dari mimpi kita adalah masterpiece!
setuju..
dari mimpi-mimpi kecil itulah kita menjalani hidup ini
dari mimpi kita tau jalan mana yang ingin kita lalui
Iya, selamat mengarungi aktifitas di dunia nyata yang lebih indah ya Ukhty, kelak nanti kita kembali bersua di sini untuk menghibur diri… menambah bekal agar kita lebih berani lagi melangkah wujudkan mimpi-mimpi yang dulu, sebelum ini pernah hinggapi diri-diri kita …
Kita pasti selalu merindukan, ya..
Salam,
salam….
sedang rehat sejenak di sini
kita harus punya mimpi…
yup…:D
bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu…
hehehe… kayaknya gitu yang ketulis di “sang Pemimpi”
but, betul banget, mimpi terkadang bisa menjadi motivasi
semoga mimpi indah esok hari
sedj
hehehe….
salah satu novel yang menginspirasi
Assalaamu’alaikm
Asal berani bermimpi segalanya menjadi mungkin. raihlah mimpi itu dengan kekuatan jiwa dan kecekalan hati supaya impian itu bisa dijelmakan menjadi kenyataan.
salam manis buat Shafira.
wa’alaikumsalam
insyaAllah bunda..
corat-coret aja sepanjang tuh
hahaha – berkunjung balik ke TKP
hehehe…
Mimpi,imajinasi harus direalisasikan…Semangat
semangaaat!!!
misi mbaak… numpang coret coret XD
silakan.silakan..pajaknya jangan lupa dibayar yaaa
mimpi itu bagian dari harapan yg buat kita kuat dan semangat menggapainya
salam kenal
salam kenal kembali
bro……blogku pindah ke http://thomasandrianto.blogspot.com/
nice article…..
salam
ok…
Halllooowww, Lia
Heheh.. ntar kalau sudah terbit, jangan lupa jatah gratisan untuk saya
huatchiiim….
setuju, dAN mimpi adalah kunci untuk kita mau melakukan sesuatu
ya..ya,,ya…
bergerak dari mimpi….