Berhubung hari ini Earth Hour 2010, so sepertinya kali ini saya akan mengulas beberapa rutinitas simple disepanjang jalan mati lampu. Dimulai dengan kebiasaan di daerah saya yang masih rutin terjadi pemadaman bergilir, berikut ini saya paparkan apa – apa yang lazim terjadi dikalangan pejabat – pejabat kos alias anak kos (halah, biar keren dikit ).
Nah, bagi para pejabat kos mati lampu adalah hal yang menjengkelkan (sedikit maksudnya, harus bersyukur masih punya cadangan listrik) apalagi jika deadline tugas harus kelar besok dan kesempatan mengerjakan tugasnya baru ada hari ini alias baru dapat bahan yang mau dikerjakan. ataupun kalau besoknya adalah jadwal final dan malamnya mati lampu tanpa pemberitahuan sebelumnya (peristiwa bersejarah ini mencuat kepermukaan lebih dari dua tahun yang lalu hingga sekarang) wah.,wah..wah,… kacau balau semua agenda.
Apalagi kalau kondisinya : bahan belum diprint ataupun memang sengaja ga diprint dengan alasan ngirit kertas trus ditambah baterai laptop soak. Bisa dibayangkan saudara – saudara , bagaimana nasib sianak kuliah, apalagi jika pemadaman bergilir berlangsung sekitar 3 hingga 4 jam dua malam sekali..hu…hu.hu..nasiblah para pejabat kos ini. mana ga punya duit lagi buat nyediain genset, maklumlah pejabat – pejabat ini enggan bergelut dengan rutinitas pejabat non-kosan (koruptor –red)yang hobinya ngambil uang orang lain. Gini – gini kami masih punya harga diri, meski sesekali terlilithutang hitungan ribuan, akibat kurang jatah atau apalah istilahnya. suka duka pejabat kosan.
Ok..sekian untuk dukanya, nah sekarang kia beranjak kesukanya. Nah, dalam kondisi gelap gulita, dimana cengkrama bintang di luar sana terdengar begitu indah disambut pula senyuman sabit yang merangkum pekat malam bersama garis – garis cahaya, namun sayang tidak mampu menembus beton – beton penyusun kamar kos para pejabat. Walhasil para pejabatpun harus menyediakan lilin kecil ataupun lampu emergency sebagai penerangan. Meski hanya dengan cahaya yang tak seberapa.maklumlah dana yang tersedia benar – benar ga memungkinkan pejabat kos membeli lampu emergency paling excellent terangnya, yang penting nyala dan ada cahaya, itu saja dulu.
Pejabat kosan ini pun sering berkumpul di salah satu ruang kerja ( kamar kos-red) pejabat, demi menghemat penggunaan lampu emergency juga (kan hemat listrik juga ujung – ujungnya, ga perlu ngecas semua lampu sekaligus, tunggu habis daya satu baru lanjutkan dengan yang lain. Perbincangan para pejabat ini meliputi berbagai perkembangan di luar sana, di luar wilayah kos-kosan, mulai dari masalah mata kuliah, masalah teman – teman, masalah judul tugas akhir yang berulangkali diganti ataupun yang sekalian curhat masalah keluarga de el el.
untuk mengisi kekosongan listrik, kekosongan perut juga, pejabat – pejabat ini diwakilkan beberapa pejabat teras meminta izin kepada presiden (ibu kos ) agar diizinkan keluar sejenak mencari beberapa suap yang bisa menganjal kekosongan perut. Namun jika hujan melengkapi pekat malam, semua langkah diurungkan, pejabat – pejabat ini sama sekali tidak memiliki kendaraan lapis baja yang bisa melindungi dari serangn bulir- bulir. Lalu memanfaatkan remah – remah makanan yang tersisa sebagai amunisi menanti kemenangan earth hour (istilah ini sepertinya cocok banget buat kami
).
Sesekali bagi yang jatah ujiannya besok, merapal beberapa bait –bait penting ataupun menulis catatan singkat sebagai pengingat dan memudahkan hafalan. Nah, bagi yang berurusan dengan laptop yang bahannya memang sengaja tidak diprint akhirnya memilih tidur lebih awal (menunjuk diri sendiri), menunggu lampu nyala dan menunggu dibangunkan pejabat lainnya demi misi besar esok harinya(halah, parah ne tulisan).
So, saya mewakli pejabat – pejabat kos lainnya sangat mendukung program Earth Hour tanggal 27 maret 2010 mulai pukul 20:30 s/d 21:30 dengan alasan utama penghematan listrik dan alasan lain yang sangat mendukung : sudah terbiasa dengan lakon ini. yah, lumayanlah bisa ngumpul dengan pejabat kos lainnya yang biasanya sibuk dnegan rutinitas mashing – masing.
Jadi kalau ada kontes upaya hemat listrik, kawasan saya tinggal sepertinya bisa masuk nominasi 3 besar, karena sudah terbiasa menghemat melalui pemadaman bergilir.
Oklah, maaf kalau tulisannya aneh bin aneh , maklum, yang nulis juga sedang siap sedia menjadi pelaksana tugas penghematan listrik (baca pemadaman bergilir), dan juga Earth Hour. so tulisannya harus dikebut dengan bahasa seadanya.
Hidup Earth Hour 2010
27 Maret 2010
Dari sebuah markas pejabat kos-kosan yang sering menghemat listrik( dipaksa hemat gara- gara dipadamkan)






met pagi
pagi..:D
Sebagai pejabat-pejabat yang berdedikasi, mari kita dukung program ini dengan sepenuh hati…
Mulai siap-siap dari sekarang, .. yuuk…!
siap laksanakan …
iya earth hour itu cocoknya utk kota besar yg jarang mati lampu hehehe, di sumatera mah dah “terbiasa” terpaksa hemat listrik hehe, nice post
betul..betul..
kalo di sumatera udah jadi makan pagi, siang atau malam. silakan nikmati salah satunya..
QK di surabaya,,, tapi sering juga mati lampu…
listrik padam tiba”… padahal bayarnya nggak pernah telat loh
tapi gpp dah tetep mendukung earth our 27 maret
HIDUP!!! ^_^
ternyata mirip – mirip nasibnya…. meski ga telat bayar tetep kena dampak…
hidup earth hour..
uho .. benar kawan, di daerah Ayas juga sering padam. mana tugas sekolah belum diselesein (baca : makalah) yang super duper numpuk .. salam
hehehe..
menemukan lagi orang2 senasib
salam.
didaerah saya gak pernah listrik padam.. tp saya mendukung Earth Hour dgn mematikan lampu dan peralatan listrik (termasuk BERHENTI NGEBLOG) selama 1 jam mulai pukul 20.30. ayoo kita ubah dunia dalam satu jam.
wah…daerah mana tu????
mari kita dukung Earth Hour
surabaya mbak..
dibalik kegelapan tentu ada hikmanya … dimana para pejabat kos dapat berkumpul menjadi satu di ruang khusus … .
yup, diskusi ringan mengenai masalah ke-kosanpun bisa dilaksanakan
pakai lap top masih mending ada cadangan energi dan penyimpanan otomatis cukup bagus, waktu saya kuliah dulu, laptop masih barang super mewah, kita ngerjakan tugas di rentalan, kalau pas mati lampu gondoknya luar biasa
teringat masa – masa awal kuliah *saat belum punya laptop*, belum lagi kalau kawasan kampus yang jadi sasaran utama pemadaman, lagi masuk lab, diulanglah semua percobaannya dari nol
wahh nice post
tenkiyu udah baca
apa kabar sahabatku? semoga hari libur yang indah ini dapat menghilangkan lelah setelah seminggu beraktivitas. selamat berakhir pekan
salam
Liza
alhamdulillah sehat…
semoga akhir pekannya menyenangkan …
nice gan
TQ
so pasti menyenangkan hehe
I discovered your site site on the internet and check a few of the early posts. Keep the great function. I simply further your Feed to my Windows live messenger Media Reader. Seeking forward to reading a lot more from you down the road!
hi man